itshare

Part 2 (habis): F7 sukses, partisi swap “rewel” :(

Alhamdulillah, tak pantang menyerah, instalasi ke-2 dicoba selepas jam kantor. “Media test” tak dilewatkan, dan hasilnya ternyata OK – media DVD F7 tak bermasalah. Instalasi berlanjut. Pilih package standard, pilih partisi /dev/sda5 sebagai root Fedora 7. Partisi /boot juga langsung disitu saja, walau cara ini biasanya jarang saya pilih. Biasanya /boot diletakkan di partisi terpisah. Untuk urusan format memformat, /dev/sda5 saya mount ke / dan pilih format; begitu juga partisi swap di /dev/sda6, juga kena format ulang.

Grub saya pilih diinstall di /dev/sda5 – sebagai rootnya F7.

Pemilihan instalasi grub dan re-format partisi swap (/dev/sda6) inilah yang akan menjadi cikal bakal masalah nantinya…

Wuuzz… alhamdulillah instalasi sukses, selanjutnya reboot… Criing… grub F7 muncul.. nuansa biru… tapiii.. waaks… pilihan Ubuntu, ubuntustudio dan WinXP-nya pada kemana??? Hmm… ini pasti efek instalasi grub F7… hiks.. kenapa F7 tak mengenal saudara tua yang sudah “masuk” duluan yah?

Yowis, singkat cerita setelah mounting partisi ubuntu, ubuntustudio dan WinXP; dan dibuat otomatis dengan mengedit /etc/fstab, saya copy-pastekan bagian pilihan ketiga OS tersebut di file /boot/grub/menu.lst partisi ubuntustudio ke /boot/grub/grub.conf kepunyaan F7.

Yang berbeda dari peletakan opsi booting antara distro ubuntu (debian) denga Fedora 7 adalah nama filenya. Jika ubuntu/ubuntustudio secara default menyimpan di /boot/grub/menu.lst, sementara F7 menyimpan di /boot/grub/grub.conf. File /boot/grub/menu.lst di F7 hanya simbolic link ke /boot/grub/grub.conf.

Setelah utak-atik /boot/grub/menu.lst di partisi ubuntustudio (/dev/sda3), alhamdulillah reboot yang kedua kali sukses menampilkan opsi ketiga OS sebelumnya🙂

Ternyata problem belum selesai. Beberapa hari setelah instalasi muncul keanehan. Notebook gagal hibernate ketika menjalankan ubuntu. Tidak jadi mati, tapi malah tampil window enter password screensaver… hiks!😦

Sempat lihat error message, terbaca yang artinya lebih kurang “gagal mounting swap device”. Next, googling… ujungnya saya cek ulang isi folder /dev/disk/by-uuid. Ternyata /dev/sda6 saya sudah hilang. (di posting Part 1, partisi /dev/sda6 ini padahal masih ada lho).

Solusi singkat, buat simbolic link: # ln -s ../../sda6 e75192f0-3fe7-4403-88f3-9afe937edee8 yang saya jalankan dari folder /dev/disk/by-uuid.

Klik tombol “log-off” gnome dan pilih hibernate. Alhamdulillah notebook bisa hibernate lancar kembali. Ffuuih…!

Oh iya, ada 1 file penting lain yang saya didapat dari googling, yaitu isi file /etc/initramfs-tools/conf.d/resume, yang berisi RESUME=/dev/sda6.

Hanya 2 atau 3 kali saja ternyata proses hibernate sukses setelah itu. Hibernate selanjutnya ternyata gagal kembali. Kali ini malah tak mendapatkan error message😦

Googling ke-2, menemukan 2 link menarik:

  1. https://bugs.launchpad.net/ubuntu/+bug/105490
  2. http://ubuntuforums.org/showpost.php?p=1773316&postcount=3

Dari link pertama disimpulkan, UUID partisi swap saya berubah. Solusi ampuh ada di link kedua. AKHIRNYA, setelah utak-atik lagi, hibernate sekarang lancar kembali. UUID baru adalah 861ec680-3636-4177-bfd4-15ee9f3a8806.

Banyak pelajaran didapat dari link pertama🙂

Ini singkatnya:

  1. sudo mkswap /dev/sda6
  2. sudo swapon -va
  3. Edit file /etc/fstab dengan UUID baru: 861ec680-3636-4177-bfd4-15ee9f3a8806
  4. Edit /etc/initramfs-tools/conf.d/resume. Ubah menjadi RESUME=UUID=861ec680-3636-4177-bfd4-15ee9f3a8806
  5. sudo update-initramfs -u
  6. Finish…. Alhamdulillah🙂

Yang menjadi hikmah dan pertanyaan:

  1. Tak perlu format ulang partisi swap (tau nih kenapa waktu itu koq tangan jahil aja centangin opsi format :))
  2. Kenapa grub-nya F7 tak mengenal OS lainnya?
  3. Apa sih UUID itu? ada yang punya referensi mengenai konsep UUID yang dinamik; versus device naming konvensional /dev/sdax?. Apa kelebihannya?
  4. Keluarga debian menggunakan UUID, sementara Fedora tetap cara lama: /dev/sdax🙂

Semoga bermanfaat…

Standard

2 thoughts on “Part 2 (habis): F7 sukses, partisi swap “rewel” :(

  1. Asyiiiik berbeda… dengan berbeda penetapan maka persatuan bisa dibeda-bedakan lagi… seperti yang sudah-sudah, satu dusun, satu tetangga, bahkan suami isteri, anak dan menantu bisa merayakan berbeda-beda.

    Selamat deh… selamat membuat perbedaan…. Inilah yang dicita-citakan… teruslah membuat semangat perbedaan tak habis-habisnya.

  2. makasih artikelnya, sekarang saya dah bisa chat pke pdgin lagi.😀, waktu pke FC 6 sebenernya pake ini, tapi di feisty balik lagi ke gaim. Saya dah nyoba-nyoba versipidgin sebelum, tapi baru sekarang berhasil.
    hatur nuhun

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s