You are currently browsing the monthly archive for December, 2008.
Bosan menekan tombol Ctrl (kanan) untuk switch antara host dan window guest di VirtualBox?
Coba jalankan instalasi program tambahan untuk guest. Sehingga perpindahan mouse atau keyboard akan otomatis mengikuti window yang aktif. Berikut konfigurasi VirtualBox di komputer saya:
- Host: Ubuntu 8.10 AMD64
- Guest: Ubuntu 8.04 (32bit)
Langkah berikut saya jalankan untuk menginstall VirtualBox 2.1.0 (binary) di Ubuntu 8.10. Yang saya gunakan adalah versi AMD64:
- Download VirtualBox disini.
- Double click file
virtualbox-2.1_2.1.0-41146_Ubuntu_intrepid_amd64.deb - Ikuti perintah.
- Setelah instalasi selesai, tambahkan username anda (yang digunakan saat instalasi VirtualBox) ke group vboxusers. Jalankan perintah di terminal/shell:
$ sudo usermod -G vboxusers -a username_anda - Jalankan VirtualBox dengan cara mengetikkan: VirtualBox di shell prompt. Atau via Applications > System Tools > Sun xVM VirtualBox
- Selesai, Alhamdulillah.
Ada permintaan dari uda Toosa untuk menjalankan aplikasi Hitung Zakat Profesi 2.0 saya di Linux.
Singkat cerita instalasi ditargetkan di Ubuntu 8.10. Berikut langkah-langkahnya:
Oleh: Syamsuddin Ramadhan al-Nawiy
Salah satu kewajiban seorang muslim adalah taat kepada pemimpin. Ini didasarkan pada suatu kenyataan bahwa, ketaatan merupakan sendi asas tegaknya suatu kepemimpinan dan pemerintahan. Tanpa ketaatan dan kepercayaan kepada pemimpin, kepemimpinan dan pemerintahan tidak mungkin tegak dan berjalan sebagaimana mestinya. Jika rakyat tidak lagi mentaati pemimpinnya maka, roda pemerintahan akan lumpuh dan akan muncul fitnah di mana-mana. Atas dasar itu, ketaatan kepada pemimpin merupakan keniscayaan bagi tegak dan utuhnya suatu negara. Bahkan, dasar dari ketertiban dan keteraturan adalah ketaatan.
Ada tugas untuk memonitor performance Solaris 10. Langsung terbayang untuk memasang Cacti atau mungkin Nagios.
Setelah pertempuran panjang, hasilnya ps command cacti ternyata tak kompatibel dengan ps-nya Solaris 10. Tak mau lebih jauh ngoprek dimana ps command cacti, coba cari second changes Nagios.
Install Nagios pun perjuangan di Solaris 10. Karena ini program pakai C, jadi harus compile hingga matang. Instalasi Nagios sukses, selanjutnya coba configure file config. Disinilah masalahnya. Lewat command untuk memverifikasi config ternyata dibilang ada error. Tapi errornya dimana tidak diberi tahu…. ihiks!
Hampir putus asa… dan semakin jauh dari harapan untuk bisa melihat grafik performance ketemulah dengan sys_diag script. Sebuah ksh script hasil coding Todd Jobson – karyawan Sun.
Scriptnya bisa download disini.
PR selanjutnya, bagaimana membaca dan memahami output sys_diag. ‘man vmstat’, ‘man prstat’…. fffuiih.
Masih lumayan panjang perjuangan. Walau menjadi tak semudah yang dibayangkan di awal (indahnya grafik RRD), tapi minimal makin memahami output dari command2 Solaris perihal performance.
Ffffuuiih.. sementara itu dulu sharingnya, setelah lama ndak ngeblog disini.
Tetap semangat bermanfaat!

Recent Comments